Bagi masyarakat luas sebutan wallacea masih asing untuk di perbincangkan, padahal hampir tiap hari kita membahasa wallacea. sebetulnya apa dan siap itu wallacea?, dalam beberapa pembahasan tentang Bioregion Wallacea ( kawasan wallacea ) pertama dipergunakan oleh Dickersen dkk (1928) untuk menunjuk kawasan yang terdiri dari Filipina, Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Nusa Tenggara. Sejak itu istilah ‘Kawasan Wallacea’ dipakai oleh ahli biografi dan zoologi secara luas, walau kebanyakan ahli tidak memasukkan Filipina di kawasan ini. Wallacea adalah naturalis otodidak, pengalamannya keliling dunia--mengumpulkan spesimen flora-fauna untuk dijual sebagai koleksi museum yang menempa dirinya menjadi seorang naturalis handal. Kesaksian Wallacea terhadap kondisi flora-fauna Sulawesi telah mendorong Darwin untuk menuliskan teori evolusinya. Berkat teori evolusi tersebut, nama Charles Darwin begitu dikenal dunia. Bahkan sebagai ilmuwan nama Darwin, kurang lebih sejajar dengan Albert Einstein.
Nama untuk wallacea kebanyakan dikenal masyarakat dengan nama sebuah lembaga survey, semua itu tidak lepas dari peran para pendiri lembaga tersebut, ini sangat penting untuk diketahui, apalgi masyrakat luas bukan hanya dikenal dengan sebuah lembaga, tetapi semua yang mencakup tentang kawasan wallacea Indonesia, karena ini akan menarik minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemeliharaan flora dan fauna yang ada di area Wallace.
Sulawesi sendiri merupakan area wallacea yang memiliki flora dan fauna yang sangat unik. makanya kebanyakan ilmuan menuju Sulawesi untuk melakukan penelitian dan ekplorasi terhadap keunikan tersebut. Terus kenapa ilmuan Indonesi belum menyadari sepenuhnya keberadaan dan keunikan flora dan fauna Sulawesi yang begitu unik ini?. penulis tidak mengharapkan kepunahan yang terjadi kemudian, setelah itu baru kita sadar akan keunikan dan kekhasan tersebut. penulis berharap dengan blog ini ada beberapa informasi ekologi yang dapat saya bagi untuk kita fahami dan kita lestarikan.
Dengan demikian, Kawasan Wallacea meliputi ribuan pulau yang terletak di antara Kawasan Oriental dan Australia. Pulau-pulau ini dikelompokkan menjadi tiga sub-kawasan: (a) Sulawesi dan pulau-pulau satelitnya, termasuk Pulau Buton, Muna, Kabaena, Kepulauan Tukangbesi, Banggai, Togean, Sulu, Talaud, Nemusa dan Sangihe; (b) Kepulauan Maluku dan (c) Kepulauan Nusa Tenggara.
0 Comments