Teori Vs Aplikasi

Berteori identik dengan orang-orang berpengetahuan dan rata-rata mereka adalah anak kuliahan, dosen dan guru. Dengan sejuta teori mereka menjadi orang yang merasa pintar karena lebih banyak mengetahui dari pada mereka yang lebih banyak di lapanngn atau mereka dalam istilah kasarnaya pekerja lapangan, buruh dll. Itu ditujukan kepada mereka yang tidak banyak bicara tapi banyak berbuat dan banyak melakukan perubahan.

Ada yang aneh dengan orang -orang yang suka berteori atau bisa di katakan orang berilmu atau berpendidikan,  rata-rata merekka tidak menghargai yang kerja dilapangan dan mereka selalu menganggap mereka adalah bodoh dan miskin makanya diapakan saja mau. Itu salah besar yang dilakukannya. Seandainya mau di adu kecakapan antara mereka, maka masih jauh di unggulkan orang-orang yang lebih banyak di lapangan. Meereka memiliki ilmu alami dan bukan ilmu yang dia hafal tiap hari. Perkerja lapangan mengikiti nalurinya dan mempertimbangkan segala hal yang kemungkinan akan terjadi. Kalau mereka yang suka berteori paling banyak dia fikir bagaimana bagusnya.

Pengalaman ini saya sampaikan karena merasa tingkat penindasan terhadap kami masih tinggi. Seorang teman bercerita sama saya. Kejadiannya sudah beberapa bulan yang lalu dan sudah sarjana dengan IPK bengkok kata dosennya. sebelum dia penelitian, dia mengajukan judul analisis Ekonomi .... begitulah judulnya. Dengan pedenya dia menghadap ke pembimbingnya dan ternyata di setujui. Setelah itu masih ada pembimbing 2 dan penguji, dengan pede mereka menghadap dan memperlihatkan judulnya. Tanpa sengaja, ternyata dicerca oleh dosennya yang berstatus Prof. katanya "Kamu ini sudah lama kuliah, IP bengkok mau penelitian analisis ekonomi" kemudian serentak mereka ketawa. Dalam hatinya kita liat saja. Pak Prof saya mengajuakan karena saya merasa mampu melaksanakannya, saya akan laksanakan dalam waktu 2 bulan. Dengan nayantaunya dosennya mengiakan dengan rada meragukan..

1 bulan kemudian dia datang dengan data-datanya yang luar biasa dengan pembahasan lengkap, 1 bulan?.  Luar biasa kataku. Setelah itu langsung di suruh ujisn meja. Pokoknya semua berjalan lancar, semua yang di yanyakan yang mereka anggap susah sya libas "katanya. Setelah Ujian meja ada yang aneh. Kejadian ini sangat memalukan para dosen "Prof dkk" meminta data-data penelitiannya untuk disertasenya dan jurnalnya untuk tunjangan dosen. Hahahahahah

"Lebih baik bodoh di depan orang pintar, daripada bodoh di hadapan orang bodoh"

Post a Comment

0 Comments

Jejak Time akan berubah nama seiring dengan pengembangan situs ini. Terus memantau perkembangan kami hingga kami mencapai sesuai harapan para pembaca. Terima kasih untuk tetap setia membaca