Gaharu, Jabon dan Sengon Tanaman Hutan Rakyat

1. Tanaman sengon


2. Tanaman Gaharu





















Tanaman Jabon


Kebutuhan kayu saat ini sangat besar, sehingga pemenuhan kebutuhan harus secara cepat pula. Ada dua kemungkinan yang akan terjadi apabila tidak dipenuhi secepatnya, yaitu: impor kayu dari negara tetangga atau melakukan pemabalakan liar seperti yang marak terjadi, singga konversi lahan menjadi semakin besar. Untuk menghindari terjadinya hal tersebut maka melakukan alternatif pengembangan HUTAN RAKYAT, HUTAN DESA dan Beberapa hutan yang telah di alokasikan  atau telah memiliki ijin penanaman. Selain itu ada beberapa faktor lagi menajdi penentu keberhasilan pengembangan tersebut, yaitu pemilihan terhadap tanama secara tepat, model bidaya dan aspek pemeliharaan harus pula diperhatikan.

Animo masyarakat saat ini sangat besar terhadap pengembangan kayu mengingat besarnya kebutuhan akan kayu. Dengan peluang besar tersebut maka pemerintah dan lembaga lain harus membantu dalam pelaksanaannya sehingga hutan dapat dilestarikan kembali tanpa terjadinya sengketa lahan. Dalam pengembangan hutan tanaman rakyak, ada beberpa jenis kayu yang mulai populer dikalangan masyrakat luas, yaitu tanaman sengo, gaharu dan jabon. Tiga tanaman tersebut merupakan tanaman yang memiliki kwalitas kayu dan mudah dalam pembudidayaannya.

Pinrang, Barru, Luwu, Bantaeng, Bulukumba dll, merupakan daerah yang mulai menyadari akan pentingnya kayu untuk beberapa tahun kedepannya, pengembangan hutan rakyat, hutan desa bukan hanya sekedar melestarikan hutan, akan tetapi sekaligus pemberdayaan masyarakat dan pendapatan daerah, apabila dalam beberapa tahun kedepan usah ini berhasil, maka pemerintah daerah tidak perlu lagi menitip beratkan pengembangan daerah pada APBN.

Post a Comment

0 Comments

Jejak Time akan berubah nama seiring dengan pengembangan situs ini. Terus memantau perkembangan kami hingga kami mencapai sesuai harapan para pembaca. Terima kasih untuk tetap setia membaca