![]() |
| Ilustrasi foto Walhi Sulsel |
Kejadian ini banyak disoroti oleh berbagai kalangan terutama WALHI SULSEL yang sangat gencar menyuarakan tentang kerusakan lingkungan. Dari media sosial baik akun resmi maupun para kader WALHI banyak yang menyoroti kejadian ini.
Berikut ini kutipan dan kritik dari WALHI SULSEL:
@Walhi_Sulsel
BENCANA BUKAN TAKDIR. Banjir itu penyebabnya global warming + tata kota yg buruk + kebijakan yg tdk pro lingkungan + kurangnya kesadaran masyarakat menjaga lingkungan.
![]() |
| twit oleh Walhi Sulsel |
indarto.foe Hujan itu tidak dapat di atur, kalau banjir ingin selesai maka tidak cukup dengan doa, penyebab global tingginya curah hujan sehingga banjir itu semua adalah ulah manusia, pemanasan global akibat pengrusakan hutan oleh korporasi tambang dan perkebunan skala besar menyumbang pemanasan global. Selain itu penggunaan bahan bakar fosil untuk energi yang berlebihan tanpa mau mempertimbangkan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan kian memperparah pemanasan global. Sementara penyebab lokal adalah gagalnya pemerintah dalam melaksanakan atau merumuskan kebijakan lingkungan yang baik dan berkelanjutan, salah satunya menjadi negara atau kota dengan penggunaan energi alternatif yang ramah lingkungan dan perencanaan penggunaan ruang yang baik dengan mempertimbangkan aspek ekologis dan daya dukung lingkungan. Masyarakat kota juga menyumbang melalui kegiatan sehari-harinya yang memproduksi sampah serta kadang acuh terhadap kebijakan, baik itu ikut serta dalam memberi masukan dan mengkritik kebijakan yang tidak pro terhadap lingkungan.
Untuk mencapai KOTA DUNIA harus mampu mengantisipasi semua kemungkinan yang akan terjadi. terutama darurat banjir yang terjadi sepekan ini. Info kota makassar hari ini (22/12/2017) pengunsi mencapai ratusan orang yang terdiri dari bebrapa titik dan juga masih ada bebrapa yang mencoba untuk bertahan di rumah masing-masing.
Kami berharap (Masyarakat Makassar) agar sekiranya ini tidak terjadi berkepanjagan dan ada solusi untuk mengatasi banjir kedepan. fd




0 Comments